jakarta, kompas - Tim dayung Indonesia, khususnya tim nomor dragon boat atau perahu naga, mewaspadai tim Myanmar di ajang SEA Games XXVI-2011. Untuk itu, tim dayung memulai dengan pemantapan komposisi tim dan pelatihan.
Manajer tim dayung, Young Mardinal, Sabtu (8/1), mengatakan, di kawasan Asia Tenggara, negara yang tergolong kuat di cabang dayung adalah Myanmar. Dari hasil Asian Games 2010 yang menunjukkan kekuatan Myanmar di nomor perahu naga, tentunya Myanmar juga ingin merebut emas di SEA Games.
Untuk menghadapi Myanmar, tim perahu naga Indonesia akan diperkuat atlet-atlet yang turun di Asian Games dan atlet-atlet yang berprestasi di Kejuaraan Nasional Dayung 2010 di Riau, 16-23 Desember 2010. Tim perahu naga SEA Games 2011 ingin berprestasi sama seperti di Asian Games 2010, menyapu bersih emas yang tersedia.
Mardinal mengatakan, komposisi itu dilakukan dengan pertimbangan, secara perseorangan atlet-atlet perahu naga juga bagus di nomor-nomor kayak ataupun kano. Karena itu, sebagian dari tim perahu naga Asian Games akan diturunkan di nomor-nomor kayak dan kano.
”Atlet berprestasi hasil Kejurnas 2010 di Riau dilibatkan mendukung tim perahu naga dan tim kano/kayak,” ujar Mardinal.
Mardinal berkata, seluruh tim akan mulai berlatih secara terpusat di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, setelah tanggal 10 Januari 2011. Semuanya ada 76 atlet, terdiri atas 48 atlet perahu naga putra/putri, 14 atlet kayak putra/putri, dan 14 atlet kano putra/putri.
Namun, tim itu belum merupakan tim definitif karena masih bisa berubah melalui sistem promosi dan degradasi. Tim dayung mengatur sistem evaluasi setiap tiga bulan sekali.
”Atlet yang kurang bagus di perahu naga bisa diubah untuk turun ke kano/kayak. Begitu juga untuk kano/kayak juga bisa bagus untuk tim perahu naga,” ujar Mardinal.
Untuk mendukung pelatihan, Wakil Ketua Umum II PB PODSI Hari Sidharta beberapa waktu lalu sempat mengungkapkan kebutuhan pelatih asing untuk melatih atlet-atlet dayung Indonesia. Pelatih asing itu akan didatangkan untuk melatih atlet kano/kayak dan dayung.
Mardinal membenarkan, atlet nomor dayung akan dilatih pelatih dayung dari Belanda dan nomor kano/kayak akan dilatih pelatih dari Jerman. Sementara nomor perahu naga akan dilatih oleh pelatih Indonesia. (HLN)
Sumber : Kompas.com





0 komentar:
Poskan Komentar